Data Sebelum Dashboard

Dashboard baru selesai dipasang.

Grafik mulai bergerak.

Angka diperbarui setiap pagi.

Laporan terlihat lebih rapi daripada sebelumnya.

Namun tidak lama kemudian muncul pertanyaan yang sama.

“Angka yang benar yang mana ? “

Tidak ada yang mempertanyakan dashboard.

Yang dipertanyakan selalu datanya.

Dashboard Tidak Pernah Menciptakan Data

Dashboard hanya menyusun kembali informasi yang telah tersedia.

Ia menghitung.

Mengelompokkan.

Menampilkan.

Namun ia tidak pernah memutuskan apakah data yang diterimanya memang benar.

Jika sumbernya berbeda , hasilnya pun akan berbeda.

Jika definisinya berubah , grafik ikut berubah.

Semakin indah tampilannya , semakin mudah orang lupa bahwa semua itu hanya cerminan dari data yang ada di belakangnya.

Data Selalu Datang dari Kesepakatan

Setiap angka memiliki cerita.

Setiap laporan memiliki asumsi.

Apa yang disebut penjualan ?

Kapan transaksi dianggap selesai ?

Bagaimana barang yang dikembalikan dicatat ?

Pertanyaan-pertanyaan itu jarang terlihat di dalam dashboard.

Padahal seluruh angka bergantung pada jawabannya.

Data bukan sekadar kumpulan angka.

Data adalah hasil dari kesepakatan organisasi.

Sebelum Visualisasi , Ada Integritas

Banyak organisasi berlomba membangun dashboard.

Lebih sedikit yang membangun disiplin terhadap data.

Padahal kualitas visualisasi tidak pernah melampaui kualitas sumbernya.

Data yang tidak konsisten hanya akan menghasilkan laporan yang lebih menarik untuk dilihat.

Bukan keputusan yang lebih baik untuk diambil.

Alur Sebuah Keputusan

Setiap keputusan lahir melalui rangkaian yang sederhana.

Fakta.

Apa yang benar-benar terjadi.

Data.

Fakta yang berhasil dicatat.

Informasi.

Data yang diberi konteks.

Keputusan.

Informasi yang dipercaya.

Jika salah satu tahap kehilangan integritas , seluruh keputusan ikut kehilangan pijakan.

Penutup

Dashboard dapat mempercepat cara kita melihat.

Namun ia tidak pernah memperbaiki apa yang sebenarnya sedang dilihat.

Karena sebelum organisasi membutuhkan visualisasi yang lebih baik , mungkin yang lebih dahulu dibutuhkan adalah data yang benar-benar dapat dipercaya.

↗ Bagikan Tulisan Ini